Pengembangan Antarmuka Berbasis Suara

GUI telah menjadi pilihan utama pada pengembangan aplikasi komputer pada umumnya. Interaksi GUI melalui keyboard, mouse dan tampilan dialog menjadi bagian keseharian pengguna komputer. Hal tersebut bisa diterapkan pada aplikasi komputer dengan skala personal tetapi bila kita menengok kembali perkembangan komputer maka GUI bukanlah satu satunya alternatif untuk antarmuka aplikasi.

Voice User Interface (VUIs) adalah antarmuka yang mulai tenar ketika perangkat mobile seperti cell phones telah membumi. Berbeda dengan antarmuka GUI yang bersifat deterministik (menghasilkan perilaku yang sama untuk aksi yang sama ) maka VUIs bersifat non deterministik yang memungkinkan dua kata yang sama memberikan respons yang berbeda bagi pengguna. Perkembangan teknologi VUIs dapat dikatakan terus berkembang. Koreksi kesalahan representasi dari hari kehari makin dapat dieliminasi walaupun diakui bahwa eliminasi yang dilakukan tidaklah 100%. Hal tersebut dikarenakan ambiguitas yang masih dapat terjadi dalam komunikasi suara dan hingga saat ini masalah ambiguitas hanya dapat ditangani manusia. Penelitian ini mencoba memfokuskan pada hal penanganan ambiguitas pada antarmuka suara.

Antarmuka suara sering dipakai pada aplikasi berbasis telepon yang pada intinya memindahkan state pengguna dari satu sisi ke sisi lain sesuai dengan jawabannya. Antarmuka suara yang sering kali kita dengar mungkin pada saat kita menghubungi class center Microsoft Indonesia. Komputer akan memutar berbagai pilihan dan pengguna dapat memilih melalui kombinasi tombol keypad pada telepon. Dalam perkembangannya yang diharapkan adalah antarmuka yang sepenuhnya menggunakan suara jadi pengguna tidak harus menekan tombol tetapi dapat juga menjawab langsung dengan bahasa manusia. Sebagai contoh pada aplikasi bank, sistem mungkin menanyakan "Silakan ucapkan saldo saat ini, melakukan pembayaran, atau histori transaksi". Aplikasi tentunya akan membawa pengguna ke salah satu state sesuai dengan respon pengguna. Pada saat pengguna memberikan respons maka sistem akan menggunakan recognation enginee untuk menganalisis pilihan pengguna berdasarkan kata yang diterka melalui teori probabilitas dan algoritma sebagai berikut.



Representasi algoritma di atas dikenal dengan
model akustik. Model akustik melakukan estimasi dengan menggunakan teknik permodelan Hidden Markov. Kosakatanya tentunya bersifat built-in dan harus disediakan oleh pengembang VUI tersebut. Sebagai contoh untuk kasus aplikasi bank tadi pengembang dapat mencatat kemungkinan pilihan dalam format standar seperti W3C.

Account balance
Make a payment
Transaction History

Kendala khas yang dihadapi dalam pengembangan antarmuka suara adalah kesalahan pengenalan suara, difraksi suara dan mengenali pilihan yang pengguna utarakan. Tentu saja kendala tersebut tidak pernah dialami oleh aplikasi berantarmuka GUI. Beberapa hal telah dilakukan untuk menangani kendala tersebut, sebagai contoh apabila pengguna menghasilkan jawaban yang tidak memenuhi standar probabilitas pilihan tertentu, maka sistem diharapkan dapat melakukan konfirmasi misalkan " Apakah anda hendak mengetahui saldo saat ini? ". Pada keadaan yang lebih sulit lagi (dalam hal ini dikenali dengan probabilitas sangat rendah) maka sistem dapat memberikan respons berupa pernyataan pilihan " Silakan katakan salah satu dari kalimat berikut".

Sebagai upaya memudahkan desain antarmuka VUIs tengah dikembangkan graphical dialog designer yang akan memberikan kemudahan rancangan antarmuka, best practices pengembangan VUI dan tentunya enkapsulasi kontrol.






Dalam perkembangannya tentu pengguna dapat mengungkapkan sebuah maksud dengan ungkapan yang berbeda. Hal tersebut pada VUI tengah dipelajari dalam suatu konteks ungkapan grammar (finite state grammar). Sebagai contoh untuk mengecek saldo pengguna dapat mengatakan "Saya hendak mengecek saldo", "Tolong tampilkan saldo saat ini", atau "Berapa saldo saya". Microsoft tengah mengembangkan pengenalan maksud berdasar statistik pemakaian kata, kata "saldo" dalam contoh dapat memudahkan sistem untuk mengetahui kebutuhan pengguna. Harapan Microsoft ke depannya VUI dapat mudah dikembangkan seperti halnya mengembangkan GUI dengan Visual Basic.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prinsip Desain Antarmuka (Interface)

Pengaruh Perkembangan Teknologi

Human Computer Interaction